Minggu, 07 April 2013

Times 2


Lingkungan Bisnis dan Komponen-Komponen Lingkungan Bisnis

Lingkungan dapat diartikan sebagai seluruh pelaku dan kekuatan yang mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk melakukan kegiatan guna mencapai tujuan perusahaan.
Lingkungan bisnis diklasifikasikan kedalam 2 macam, yaitu :
1.       Lingkungan Internal
Segala sesuatu di dalam orgnisasi / perusahaan yang akan mempengaruhi organisasi / perusahaan tersebut.
Lingkungan Internal dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu :

·         Tenaga kerja (Man)
·         Modal (Money)
·         Material/bahan baku (Material)
·         Peralatan/perlengkapan produksi (Machine)
·         Metode (Methods)

Lingkungan Internal ini biasanya digunakan untuk menentukan Strength(kekuatan) perusahaan, dan juga mengetahui Weakness (kelemahan) perusahaan.

2.       Lingkungan Eksternal
        Lingkungan eksternal dibagi menjadi 2, yaitu :
a.       Lingkungan Mikro
Dimana perusahaan dapat melakukan aksi – reaksi terhadap faktor – faktor penentu Opportunty (peluang pasar) dan juga Threat (ancaman dari luar).

Faktor-faktor yang mempengaruhi :
·         Pemerintah
·         Pemegang saham
·         Kreditor
·         Pesaing
·         Public
·         Pemasok
·         Konsumen.
     

b.      Lingkungan Makro
Dimana perusahaan hanya dapat merespon lingkungan di luar perusahaan.

Faktor-faktor yang mempengaruhi :
·         Lingkungan ekonomi
·         Lingkungan teknologi
·         Lingkungan pemerintahan
·         Lingkungan sosial kultur
·         Lingkungan global
·         Teknologi dan informasi.

Alvin Toflfer mengemukakan bahwa dunia (termasuk bisnis) mengalami beberapa kali gelombang perubahan

a.      Gelombang pertama adalah Revolusi pertanian.
b.      Gelombang kedua adalah Revolusi industry.
c.       Gelombang ketiga adalah  teknologi informasi.

Paradigma Ekonomi Industrial (Industrial Economy Paradigm)

Paradigma adalah sebuah konstruksi yang dapat diketahui; “sebuah artifak” . Berdasarkan pengertian ini, kalangan ilmuwan biasanya menghasilkan kesepakatan mengenai prinsip dan aturan bersama didalam mendefinisikan suatu teori, aplikasi, dan instrumentasi saat mereka berusaha membentuk contoh klasik atau gambaran standar tertentu yang menjadi pedoman bagi perilaku ilmiah.

Paradigma ekonomi jejaring adalah pola kegiatan ekonomi yang berbasis pada jejaring dan perkembangan teknologi informasi, seluruh aktivitas manusia seolah-olah kurang berjalan tanpa bantuan teknologi informasi. 
Ciri-ciri :
·         Saling berhubungan
·         Produksi yang dapat disesuaikan
·         Lingkup global

Perbedaan dan hubungan antara industrial economy paradigm dan networked economy paradigm

seiring berjalannya waktu, revolusi informasi telah menciptakan suatu lingkungan bisnis yang semakin kompleks tetapi sekaligus semakin dipermudah. Hubungan antara ekonomi industrial dan ekonomi jejaring adalah bahwa ekonomi jejaring adalah hasil perkembangan dari ekonomi industrial dengan peran yang sangat besar akibat revolusi informasi. Jadi sebenarnya, sekalipun ekonomi industrial dan ekonomi jejaring terlihat sangat berbeda tetapi tetap saling berhubungan.





Rabu, 30 Januari 2013


Times 1

“E-COMMERCE”


·         Pengertian
E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-dagang dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

·         Tujuan
Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.

·         Manfaat
a.       Dapat meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
b.      Menurunkan biaya operasional (operating cost).
c.       Melebarkan jangkauan (global reach).
d.      Meningkatkan customer loyalty.
e.       Meningkatkan supply management.
f.        Memperpendek waktu produksi.


·         Contoh perusahaan


Internasional:
•    Amazon.com
•    eBay
•    Yahoo
•    PayPal
•    Google

Indonesia:
•    Tokobagus.com
•    Berniaga.com
•    Blibli.com
•    Bejubel.com
•    Disdus.com
•    BukuKita.com


“E-BUSINESS”

·         Pengertian
E-business adalah aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi,dan salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha. Secara luas sebagai proses bisnis yang bergantung pada sebuah sistem terotomasi. Pada masa sekarang, hal ini dilakukan sebagian besar melalui teknologi berbasis web memanfaatkan jasa internet. Terminologi ini pertama kali dikemukakan oleh Lou Gerstner, CEO dari IBM.

·         Tujuan
Sebagai penggunaan internet dan web untuk transaksi bisnis. Lebih formalnya, secara digital memungkinkan terjadinya transaksi komersial antara organisasi dan individu.

·         Manfaat
a.      Bagi Perusahaan
• Memperluas pasar hingga mencakup pasar nasional dan pasar global, sehingga perusahaan bisa menjangkau lebih banyak pelanggan, memilih pemasok terbaik, dan menjalin relasi dengan mitra bisnis yang dinilai paling cocok.
• Menekan biaya menyusun, memproses, mendistribusikan, menyimpan, dan mengakses informasi berbasis kertas (paperbased information).
• Memungkinkan perusahaan mewujudkan bisnis yang sangat terspesialisasi.

b.      Bagi Customer
• Memungkinkan konsumen berbelanja atau melakukan transaksi lainnya setiap saat (24 jam sehari) dan dari hampir semua lokasi.
• Memberikan pilihan produk dan pemasok yang lebih banyak kepada pelanggan.
• Memungkinkan konsumen dalam mendapatkan produk dan jasa yang lebih murah, karena konsumen bias berbelanja di banyak tempat dan melakukan perbandingan secara cepat.
c.      Bagi Masyarakat Luas
• Memungkinkan lebih banyak orang bekerja di rumah dan lebih jarang bepergian untuk berbelanja, sehingga kemacetan dan polusi udara bisa berkurang.
• Memungkinkan beberapa jenis barang dijual dengan harga murah, sehingga bias terjangkau oleh orang yang kurang mampu.

“Perbedaan E-commerce dengan E-business”

1.      E-business lebih luas dalam lingkup dan e-commerce hanya merupakan satu aspek atau satu bagian dari e-business.

2.       E-commerce hanya mencakup transaksi bisnis seperti membeli dan menjual barang dan jasa melalui internet.


3.      E-commerce pada prinsipnya melibatkan perdagangan uang sedangkan dalam e-business, transaksi uang tidak diperlukan.

4.      E-business melibatkan pemasaran, perancangan produk, evaluasi layanan konsumen, dll.